Kamis, 29 Januari 2009

Sekarang Aku MEMAKI....

Sejuta Sumpah Serapah
Sejuta Makian Kotor
Sejuta Umpatan Busuk...
bak Kapten Haddock yang sedang bernyanyi...

Kamu ingin dengar dari mulutku hai Iblis pengganggu hati....?????

Baik..baik...kamu pikir aku tidak bisa...?????

(tapi aku tidak bisa....ternyata aku tidak bisa)

geram ini biar mengendap di hati
jadi endapan yang menjijikan
berbau amis
lengket
cuiiihhhhh.....

GaLau...(aQu suka yang ini )

Setiap malam menjemput
Aku tak pernah bosan untuk menyalakan setitik cahaya
Bilamana dunia tiada lagi satu hal yang disebut penerangan
Dan,
walau duniaku pun mati akan kata terang
karena masih Egoku terlalu kuat mengikat nyawa
Biarlah aku hanya menjadi asap saat dia hadir
dan biarlah aku hanya menguap terbang kala nanti dia dapat bahagia
menemukan kebahagiaan,
proses yang dicarinya..
sungguh,
mataku tak dapat terpejam untuk tidak menangkap geriknya
otakku gila memandang memori yang terpenjara
Pikiranku terpejam berimajinasi sesuatu yang tak mungkin Tuhan beri
Hati kecilku menyanyikan minor2 megah kepedihan
Tapi jiwaku terus berjalan tegap
Bahkan jika aku harus menyesali diri lagi
saat menangkap realita yang begitu membingungkan
Karena dia tak mengerti,
Aku tak mengerti,
seribu kata tanya
Apakah mengapa yang tak tertebak
sekarang aku tak peduli jika kehidupan memberi kesulitan lagi,
Klise, mengatakan untuk berpangku menanti waktu

Memang aku bukan siapa2
yang pantas menuntut apa2

Jika saja aku lebih menawan...
Dapatkah dia memelukku dalam kelembutan yang kuimpikan..?



Kill Me, aku masih ada..tetap ada..buat kamu

Selasa, 27 Januari 2009

Mantera Menghilang...AKU RINDU AMNESIA

Biarkan diriku memudar di udara
Biarkan dia yang menyakitiku tidak tahu dimana aku berada
Biarkan mereka yang mencariku melewati aku begitu saja
Tidak terlihat
Tidak terdengar
Tak satupun bisikan
Tak satupun kata



JACKPOT

Dimana
kau sembunyi sayang?
Mengapa
kau sembunyi sayang?

(aku bicara dalam bayang misteri, berjalan dalam teka teki)

Kini aku sekarat
nyaris mati karena kesal dan benci

dan
perjalanan panjang terakhir amat berat
aku bakal terbuang di tempat ilalang teronggok

dan
yang tersisa
hanya serbuk cinta dan karat sayang

dan
aku ingin MUNTAH sejuta kali


Sepenggal Percakapan Imaginer di Ruang 5x5m

"kau setia pada suamimu?"
Tertawa
"kau membangkitkan nafsu saya saja.Tidak satupun laki2 di dunia ini yang bisa memuaskan saya. ini secara fisik"
"apa yang kau maksud dengan ^secara fisik^..."
"maksud saya mengenai pembawaan fisik saya, keadaan jasmani saya. saya punya lubang yang gatal dan harus selalu disumbat setiap saat"
"kau percaya itu?"
"bahwa lubang saya harus selalu disumbat?"
"bahwa secara fisik kau berbeda denga wanita yang lain"
"tentu saja..ini ada hubungannya dengan suatu kelenjar atau apa..."
"kau pernah merasa mencintai seseorang..?"
"saya rasa saya bisa jatuh cinta kepadamu"
Sunyi
"jangan memandangi saya begitu rupa, ini bukan salah saya..saya sudah bilang, ini karena pembawaan jasmani saya..saya selalu kelaparan"
"saya percaya, tapi bukan jasmanimu yang kelaparan, melainkan emosimu"
"saya tidak pernah bersetubuh karena emosi. Kau mau merangsang emosi saya?"
"tidak"
"lalu kau mau apa?"
"menolongmu"
"mengapa kau tidak datang kesini saja dan duduk di sisi saya?"
Terdiam
"saya akan membuatmu sangat puas seperti yang belum pernah kamu alami dalam hidupmu"
Masih terdiam
"apa masalahmu..?"
Pipinya merona, matanya bercahaya..ada pendar bahagia
"saya tergila2 kepadanya..saya akan melakukan apa saja untuknya..katakan saja, dia membuat semua laki2 yang pernah saya kenal seperti kotoran busuk"
wataknya yang labil, tiadanya penghargaan kepada diri sendiri bisa membuat dia menjadi sasaran empuk bagi siapa saja yang ingin memperalat dirinya. Ya, seperti segumpal tanah liat basah yang tergeletak di comberan. Orang yang mengambilnya bisa membentuk tanah liat itu menjadi patung yang indah atau menjadi senjata pembawa maut bagi dirinya sendiri.
"rasanya ajaib sekali, saya merasa selalu membutuhkan seks setiap saat. saya tidak pernah merasa bosan dan puas"
"kau senang..?"
"apakah saya benar2 menyenanginya..?
Bisiknya
"katakan saja"
Tercenung
"saya pasti sakit...Ya Tuhan, saya sakit..Tolonglah saya..Tolonglah saya.."
Mulai terisak
"kau harus membantu saya untuk memberikan pertolongan kepadamu.."
Menggangguk...membisu
"sekarang saya ingin kau pulang. Pikirkanlah bagaimana perasaanmu. Bukan waktu kau melakukan hal2 itu, tapi sebelumnya. Pikirkanlah mengapa kau ingin melakukannya. Setelah kau mendapatkan jawabannya, kau akan memahami banyak sekali tentang dirimu.."
Tersenyum pahit....
"waktu sudah habis untuk hari ini. Sampai jumpa minggu depan dengan hari dan jam yang sama."
Aku memang membiarkan saja agar dia bisa menemukannya sendiri. Dia harus tahu bahwa dia tidak bisa membeli cinta, bahwa cinta harus diberikan secara sukarela. Dan dia takkan bisa menerima kenyataan bahwa cinta bisa diberikan secara sukarela, sebelum yakin bahwa dirinya pantas menerima cinta itu.
Sebelum hal itu dia mengerti, dia akan terus berusaha membeli cinta dengan satu2nya alat pembayar yang dia miliki: tubuhnya.
Aku bisa memahami penderitaan yang dirasakannya..rasa putus asa dan kebencian pada diri sendiri..
Aku sangat kasihan kepadanya.


ter inspirasi dari JUDD STEVENS seorang psikoanalis


Kamis, 22 Januari 2009

S a m P a H

Kotor..

Berantakan..

Bau..

Terbuang.........!!!!!

karena sudah tidak diperlukan, dipakai, dibutuhkan....


Senin, 19 Januari 2009

Don't Speak...

Diam..
ya..
aku
selalu
Diam..

kenapa memangnya kalau aku DIAM...???
aku sangat menikmati diam ku..
aku bisa merasakan banyak di diam ku
aku bisa tertawa, marah, menangis, kesal, jengkel, senang,gairah, juga takut...

seperti pagi ini..
diam ku..
karena
aku
takut..

takut
kehilangan kamu..
kamu tau itu...???